Kamis, September 23, 2010

Re-Launching akun Twitter @divhumaspolri : langkah Berani!

Waw. tentu saja saya sangat suprize ketika menerima BBM dari waizly the-marketeers yang mengundang saya mewakili IMA indonesia untuk turut hadir di acara :

Re-Launching Twitter @DivHumasPolri

Bapak Kadiv humas sedang memberikan sambutan (logo polri dan twitter bersanding. langka!)

yang jadi puncak ke-kaget-an saya bukan hanya pada undangan tersebut, tetapi isi acara yang mulai menunjukan konsistensi pemerintah untuk masuk ke era Government 2.0 (konsep dimana negara benar-benar menciptakan ranah komunikasi terbuka denagn rakyatnya).

selain tamu-tamu resmi polri, turut hadir pula disana beberapa blogger yang cukup terkenal. seperti @aldosianturi @salsabeela @kerjakreatif @leonisecret @tweative dan tentunya @the-marketeers yang ikut punya hajat. :) ini menandakan bahwa POLRI telah masuk ke masa dimana mereka tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai target konsumen yang terus dicekoki berita. melalui para blogger (yang terkesan blak-blakan kalau memberitakan) POLRI menciptakan sebuah keterikatan dalam konteks sharing. mereka istilahnya membuka gerbang untuk kita masuk dan melihat-lihat lebih dalam (tapi tentu ada "rumah-rumah yang tetap harus tertutup pintunya")

penjelasan akun twitter polri

Acara dimulai dengan sambutan dari Kadiv humas polri bapak irjen pol iskandar hasan. beliau memaparkan harapan besar mengenai keputusan polisi masuk keranah social media ini. polisi ingin menjadi pihak yang benar benar BERTEMAN dengan rakyatnya dari segala hal. termasuk dipercaya apabila mengeluarkan sebuah HEADLINE lewat tools apapun juga. hal ini diikuti oleh penjelasan akun twitter oleh perwakilan humas (yang secara pribadi menurut saya masih harus banyak yang diperbaiki, ayo pak polisi ajak blogger2 dan tweeps jadi konsultan! hahaha)

Acara dilanjutkan oleh Sambutan Beberapa kata dari suhu HERMAWAN KARTAJAYA @hermawank yang memaparkan pergeseran konsep legacy ke new wave yang harusnya juga diterapkan oleh organisasi resmi pemerintah sekaliber POLRI. dengan bahasa-bahasa sederhana tapi berkualitas tinggi, bapak HK memaparkan KENAPA polisi sudah harus masuk ke dunia Socmed. dan satu hal yang saya catat, "kuncinya justru ada di conversation, apabila akun masih bermental BROADCAST, akun twitter tidak lebih hanya papan pengumuman (saya langsung bersorak didalam hati)".

bersanding juga sama pak prof

nah akhir kata saya hanya bisa berkomentar bahwa ini langkah bersejarah yang harus diikuti oleh step-step bersejarah pula. selamat bagi Div humas POLRI, "SEKARANG ANDALAH MARKETER-NYA POLRI".

Tidak ada komentar: